Kendari | sapasultra.com - Wali Kota Kendari, Sulkarnain Kadir, meminta seluruh masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya ancaman lonjakan kasus demam berdarah dengue (DBD) jelang musim penghujan Desember mendatang.
Untuk mengantisipasi ancaman tersebut, pihaknya telah mulai melakukan sosialisasi berupa penyuluhan penanganan penyakit demam berdarah.
"Memang ini juga harus diperhatikan jangan hanya fokus pada pandemi Covid -19, sehingga penyakit yang lain seperti DBD terabaikan. Maka sangat perlu masyarakat untuk mewaspadai penularannya," terang Sulkarnain di Kendari, Selasa (16/11/2021).
Katanya, memang fokus perhatian terhadap Covid-19 tidak boleh turun dan lengah, tapi perhatian kepada potensi penyakit lainnya juga tidak boleh diabaikan, apalagi penyakit demam berdarah.
Orang nomor satu di Kota Kendari ini juga mengatakan, biasanya kasus demam berdarah akan relatif naik saat musim penghujan, sehingga masyarakat harus lebih cerdas menangani serangannya. Misalnya menerapkan 3M.
Yakni menguras/membersihkan tempat yang sering dijadikan tempat penampungan air seperti bak mandi, ember air, tempat penampungan air minum, penampung air lemari es dan lain-lain.
Berikutnya menutup rapat tempat-tempat penampungan air seperti drum, kendi, toren air, dan lain sebagainya; dan mengubur barang-barang bekas yang potensi jadi tempat bertelur nyamuk Aedes Aegipty.
Langkah plus lainnya yakni memasifkan gerakan fogging di masyarakat.
“Makanya saya minta mulai sekarang kita sudah harus antisipasi dan siap-siap. Karena bulan Desember itu akan masuk musim penghujan,” pungkasnya.
(UL/DN)
Tags :







