KENDARI, SAPASLTRA.COM - Mahasiswa Program Profesi Apoteker Angkatan 14 Universitas Halu Oleo (UHO) melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat bekerja sama dengan Puskesmas Wua-Wua Kota Kendari pada hari Selasa, 18 November 2025.
Kegiatan yang mengangkat tema “Pemeriksaan Kesehatan dan Sosialisasi Penanganan Diare Mandiri di Rumah; Bijak Tangani Diare” ini menyasar kelompok lansia di Kelurahan Wua-Wua sebagai upaya peningkatan pengetahuan dan kesadaran terkait penanganan diare yang tepat dan aman.
Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat, khususnya lansia, mengenai langkah-langkah penanganan diare mandiri di rumah, termasuk cara membuat oralit sederhana, serta pemilihan obat yang tepat.
Melalui sosialisasi tersebut, masyarakat diharapkan memahami bahwa beberapa obat terutama antibiotik, tidak boleh digunakan sembarangan tanpa resep dokter karena dapat menimbulkan resistensi dan efek samping berbahaya.
Selain edukasi, kegiatan pengabdian ini juga dirangkaikan dengan pemeriksaan kesehatan gratis bagi peserta, meliputi pemeriksaan tekanan darah, gula darah, kolesterol, dan asam urat. Pemeriksaan ini terlaksana berkat dukungan penuh dari tenaga kesehatan Puskesmas Wua-Wua yang hadir dan turut mendampingi jalannya kegiatan.
Para mahasiswa juga menyampaikan bahwa peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai diare sangat penting mengingat diare masih menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi dan dapat berbahaya jika tidak ditangani dengan benar.
Edukasi mandiri seperti ini diharapkan dapat membantu masyarakat melakukan pertolongan pertama sebelum mendapatkan perawatan medis lanjutan.
Untuk memastikan materi yang disampaikan benar-benar dipahami, di akhir kegiatan para mahasiswa mengadakan kuis interaktif kepada para peserta. Kuis ini mendapat respons antusias dari lansia yang hadir, sekaligus menjadi evaluasi terhadap pemahaman mereka mengenai cara menangani diare di rumah secara tepat dan aman.
Kegiatan pengabdian masyarakat ini diharapkan dapat menjadi langkah awal bagi terciptanya masyarakat Wua-Wua yang lebih peduli terhadap kesehatan serta mampu mengambil tindakan yang benar dalam kondisi darurat, termasuk penanganan diare secara mandiri sebelum mendapat penanganan medis profesional.
Dengan adanya kolaborasi antara mahasiswa dan fasilitas kesehatan, kegiatan ini diharapkan dapat terus berlanjut dan memberikan dampak yang lebih luas di masa mendatang.
Tim Redaksi
Tags :







