Hengkang dari PPP, La Ode Barhim Jabat Ketua Dewan Penasehat di Gerindra sultra

Posted on 02 August 2023 18:39 | Oleh sapasultra | Viewer 604

KENDARI, SAPASULTRA.COM - Partai Gerindra Sulawesi Tenggara (Sultra) punya kekuatan baru dengan bergabungnya La Ode Barhim, politisi yang sebelumnya menakhodai partai berlambang Ka'bah, Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

La Ode Barhim bersama Ibu dan ratusan simpatisannya menyambangi kantor DPD Gerindra Sultra pada Rabu 2 Agustus 2023.

Gerindra Sultra pun kemudian melakukan pergantian dan La Ode Barhim mendapat kepercayaan sebagai Ketua Dewan Penasehat Partai Gerindra Sulawesi Tenggara.

Posisi tersebut semula dijabat Anton Timbang, kini digantikan La Ode Barhim, mantan Ketua PPP Sulawesi Tenggara. sedangkan Anton Timbang menjadi anggota dewan penasihat.

Pergantian itu disampaikan Sekretaris Umum (Sekum) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Gerindra Sulawesi Tenggara, Safarullah usai membacakan Surat Keputusan (SK) DPD Partai Gerindra Sulawesi Tenggara, tentang pengangkatan La Ode Barhim, di Sekretariat DPD Gerindra Sulawesi Tenggara, Rabu (2/8/2023).

Sekum DPD Gerindra Sulawesi Tenggara Safarullah menjelaskan, selain La Ode Barhim, terdapat sejumlah tokoh lain yang juga bergabung di Partai Gerindra salah satunya Wakil Bupati Konawe Kepulauan, Andi Muhammad Lutfi. Wakil Bupati Konkep ini menjabat sebagai salah satu wakil ketua.

"Beliau bergabung, bukan bergabung begitu saja bukan wahyu, tapi semacam wangsit biasa disebut, sehingga beliau menetapkan hati untuk bergabung di Partai Gerindra," ucap katanya.

Tentang, alasan menempatkan La Ode Barhim sebagai Dewan Penasehat, Safarullah mengaku hal itu merupakan pertimbangan dari Dewan Pimpinan Pusat (DPP), sementara mereka hanya melaksanakan perintah. Namun dia melihat komitmen kuat La Ode Barhim untuk bekerja membesarkan partai menjadi salah satu pertimbangan.

Dengan tambahan kekuatan baru, Gerindra yakin bakal menambah kekuatan baru untuk memenangkan Prabowo Subianto sebagai presiden di tahun 2024.

Sementara itu La Ode Barhim menjelaskan, dia bergabung ke partai Gerindra karena mengidolakan Prabowo Subianto, apalagi mereka berdua berlatar belakang militer.

"Banyak partai yang telpon saya langsung ada beberapa, lima apa enam partai untuk segera bergabung, setelah saya diusir, tapi ya diusir dari Sulawesi Tenggara, balik lagi ke Sulawesi Tenggara karena ini kampung saya, jadi diawali dengan idola," jelas Purnawirawan bintang dua ini.

Dia yakin dengan bekerja bersama-sama, bisa membesarkan partai Gerindra untuk mencapai tujuan partai menjadikan Prabowo sebagai Presiden RI tahun 2024.

Tim Redaksi

Tags :
https://www.sapasultra.com.kendari-web.my.id/PROMOSI IKLAN